Pendaki Gunung Tertua kembali “menaklukkan” Gunung Kerinci
Kakek berumur 72 tahun kembali memcoba menaklukkan Gunung Kerinci kembali, meskipun pendakian terakhir ini tidak sampai ke puncak, pendakian kali ini jadi lebih berarti bagi Himawan karena sang istri, Sri Pangerti menemaninya.
Bersama denga seorang teman dan dua kru televisi, pasangan ini memulai pendakian dari Lembah Jati. Merka mendaki selama empat hari dan melewati tiga pos pendakian, sebelum akhirnya mencapai pelataran puncak Kerinci yang terletak sekita 3.400 meter di atas permukaan laut.
Cuaca yang tidak bersahabat membuat perjalanan pendek menuju puncak itu menjadi sangat berisiko. Ayah lima putra ini bahkan mengaku melihat angin berputar di sepanjang jalan setapak tersebut, Terlebih, suhu sekitar semakin turun. Pada ketinggian 3.000 meter di atas permukaan laut saja, Himawan dan istri harus berjuang mengatasi suhu yang turun hingga 8 derajat celcius. Oleh karena itu, Himawan pasrah saja ketika kru televisi melarangnya untuk melanjutkan perjalanan.
Melalui pendakian ini, Himawan ingin membuktikan bahwa menjdai orang lanjut usia tidak menghalangi seseorang untuk melanjutkan kehidupannya. Asalkan mau menjaga kesehatan fisik dan berserah diri kepada Tuhan, maka apa pun bisa dilakukan.
(Pikiran Rakyat Hal. 10, 20 Januari 2009)




















Aduh..jadi iri sama bpak Himawan dan istrinya..mereka yang tua saja masih setia mencintai Kerinci, kitabagaimana?? (pertanyaan ini juga untuk TIM JIP)
Baguslah itu kalo masih ada rasa iri dgn bpk. Himawan dan isterinya, semoga jadi motivasi buat TIM JIP untuk merealisasikan program kerja yang sudah lama dicanangkan.
Ikut ka kalo jadi…ßßßΣ
Takutmikah?!
Takut apa ANTO ???
ayo mi..
Takut naek gunung toh…buat bg. Icak ma cuteq,jagomika…?
ikutan aj klau jdi bs kn…