SEARCH AND RESCUE

PENDAHULUAN

Semakin tingginya intensitas kegiatan alam bebas, akan menyebabkan pula semakin banyaknya tingkat kecelakaan. Untuk mengantisipasinya, diperlukan suatu kesigapan dari para penggiat alam bebas dan di dukung oleh kemmapuan fisik dan pengetahuan tentang alam terbuka yang memadai.

Keterampilan dan pengetahuan dalam melakukan pencarian survivor/korban di lapanagan sangat menunjang efektifitas dari sebuah pencarian

Berbagai kendalam akan dihadapi apabila para personil dalam sebuah misi SAR tidak menguasai teknik-teknik pencarian.

TEKNIK-TEKNIK PENCARIAN

F Preliminary Mode :

Mengumpulkan informasi-informasi awal tentang terjadinya suatu musibah, apabila telah terdeteksi maka di lakukan langkah-langkah pengumpulan personil, merencanakan informasi pormasi pencarian awal, perhitungan areal pencarian dan sebagainya.

F Confinement Mode :

Pencarian/pemeriksaan pada lokasi-lokasi yang dianggap survivor/korban berada di lokasi tersebut. Dalam pencarian ini diprioritaskan untuk menemukan jejak dan bila dianggap perlu pencarian dapat dilakukan dengan teknik penyapuan

F Detection Mode :

Menentukan garis batas pencarian untuk mengurung survivor agar tidak keluar dari area pencarian

F Tracking Mode :

Mencari dan mengikuti jejak dari survivor, biasanya digunakan anjing pelacak atau orang yang terlatih

F Evacuation Mode :

Memberikan perawatan kepada survivor, kemudian menentukan langkah untuk mengevakuasinya. Hal yang perlu di perhitungkan untuk menentukan jalur evakuasi adalah kemudahan dan kenyamanan. Apabila dihadapkan pada pilihan jalur dekat namun sulit atau jauh tapi mudah, maka akan lebih bijak memilih jalur yang termudah.

Dari kelima Mode tersebut, keterlibatan anggota SRU umumnya berada pada Confinement, Detection, dan Evacuation Mode.

u CONFINEMENT MODE

Sasaran :

Pemikiran yang mendasari Confinement Mode adalah sederhana, yaitu bagaimana menjebak survivor pada suatu area yang diketahui batas-batasnya (pengurungan) samapai area tersebut tersapu dapat tersapu dan apabila survivor bergerak keluar daria area akan dapat dengan mudah di temukan oleh pencari.

Confinement mode dipergunakan pada tahap awal pencarian namun teknik pencarian ini tidak mudah di capai (kurang cermat) namun pada area yang luas akan sangat membantu. Umumnya teknik ini dilakukan dengan mengirim tim pada area-area yang dicurigai sebagai lokasi survivor hingga pada akhirnya penyapuan dapat dilakukan pada lokasi yang diyakini survivor berada.

Metode dalam Confinement Mode

· Trail Block / Road Block : Tim kecil ditugaskan untuk memblokir jalan-jalan setapak menuju dan keluar area pencarian

· Look Out : Tim kecil ditugaskan untuk menempati lokasi-lokasi yang strategis untuk menagawasi area pencarian, tim ini dapat melakukan/membuat tanda-tanda yang dapat menarik perhatian survivor.

· Camp in : Tim kecil di tempatkan pada titik-titik tertentu yang diduga akan dilalui oleh survivor, tim ini juga berfungsi sebagai pendukung dari tim-tim lain. Anggota tim ini sebisa mungkin orang-orang yang memiliki kemampuan yang memadai.

· Track Tap : Suatu area jebakan dapat dibuat dengan menaburkan pasir atau benda yang mudah diketahui perubahannya, dengan harapan bila ada yang melewatinya dapat dengan mudah di ketahui. Lokasi Track Tap dapat berupa Camp In yang tidak ditempati oleh personil.

· String Line : Metode ini sangat efektif di gunakan karena akan langsung di ketahui oleh survivor bila mendapatinya. Metode lain akan tidak efektif bila area pencarian berupa hutan lebat. Metode ini di lakukan dengan memasang string tag line pada area pencarian dengan penunjuk arah tertentu.

u DETECTION MODE

Detection metupakan suatu tindakan yang didasari pada pertimbangan bahwa besar kemungkinan akan menemukan survivor atau barang-barang yang ditingggalkan survivor.

Metode dalam Detection Mode

· Tipe I Search.. Melakukan pemeriksaan tidak resmi dan segera pada lokasi yang palin dicurigai/paling penting. Tipe ini bisa juga disebut dengan Recoinnaisance atau Hesty Searching

Sasaran

1. Pencarian yang cepat dan segera atas area yang luas

2. Mengumpulkan informasi tentang search area

Pelaksanaan

1. Pada tahap awal pencarian

2. Setiap saat untuk memeriksa area yang diyakini tidak tersapu atau untuk melakukan pemeriksaan kembali area-area yang di anggap perlu

Teknis

Sebuah tim kecil (Tim Hesty) yang mampu bergerak cepat di berangkatkan untuk melakukan pemeriksaan pada titik-titik yang di anggap paling memungkinkan survivor berada. Bila menemukan tanda atau jejak maka tim harus melaporkan pada Operation Leader (OL) dan bila diperintahkan untuk membawanya maka tim harus memasang marker.

· Tipe II Search. Kriteria pada tipe ini adalah efisiensi, pemeriksaan yang cepat dan sistematis pada area yang luas denganmetod epenyapuan. Tipe ini biasa disebut Open Grid.

Sasaran

1. Pencarian yang cepat pada area yang luas.

2. Pencarian yang sistematis

Pelakasanaan

1. Pada tahap awal operasi pencarian, terutama bila di anggap kemampuan bertahan survivor lebih pendek.

2. Pada situasi dimana search area luas dan tidak ada area yang lebih spesifik untuk diidentifikasi, atau personil pencari di anggap tidak mencukupi/kurang.

Teknis

Melakukan pencarian/penyapuan pada jarak yang lebar antara pencari, cara ini kurang cermat namun efektif bila area pencarian luas dan personil pencari kurang. Kesempurnaan dari hasil pencarian dengan metode ini sangat tergantung pada kemampuan pencari.

· Tipe III Search. Kriteria dari tipe ini adalah kecermatan pencarian dengan sistematika yang ketat atas area yang sempit dengan teknik penyapuan yang cermat. Tip eini biasa di sebut Close Grid

Sasaran

1. Pencarian yang cermat pada area yang spesifik

2. Pencarian dengan sistematika yan ketat

Pelaksanaan

1. Bila metode II telah dilakukan akan tetapi Probability Of Detection (POD) lebih rendah dari yang diharapkan.

2. Bila Search Area sempit dan personil pencari mencukupi.

3. Pencarian pada lokasi yang memberikan bukti-bukti yang sangat meyakinkan.

2 Responses to “SEARCH AND RESCUE”


  1. 1 wijey Oktober 16, 2011 pukul 10:51 pm

    Terima kasih referensi materi SAR-nya. Semoga bermanfaat

  2. 2 thekoist Mei 10, 2012 pukul 11:18 am

    infonya oke banget!!! ijin copas om admin.. mampir di blog saya.. hehe


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s







Info Citaka

*Bagi pengunjung yang akan memberi komentar, saran, dan kritik yang bersifat menghujat dan berpotensi sara akan kami edit, terima kasih

IDENTIFIKASI PENGUNJUNG

MY STATUS

Icak

Indy

Mien

Nelly

PENGUNJUNG ON LINE

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 271,495 Pengunjung

PENGUNJUNG TERAKHIR

DAPATKAN $ USD Dengan 1X Klik

http://adf.ly/97301/banner/www.google.com

BERITA BERITA TERBARU

Masukkan alamat Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 16 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: