Isu Kelestarian Lingkungan harus jadi Prioritas

Soal Pilbup Kolaka 2008 – 2013.

Isu Kelestarian Lingkungan harus jadi Prioritas

Kolaka.

Maraknya aksi demonstrasi di Kab. Kolaka akhir-akhir ini tidak terlepas dari beroperasinya sejumlah pengguna isin Kuasa Pertambangan (KP) yang beroperasi di Kab. Kolaka. akhirnya sejumlah masyarakat Kab. Kolaka mempertanyakan kapabilitas para Calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung pada Pemilihan Bupati Kolaka 2008-2013 mendatang. Bahkan oleh sejumlah aktifis Lingkungan Hidup dan organisasi Pencinta Alam di Kab. Kolaka menganggap bahwa Isu Kelestarian Alam harus menjadi patokan bagi masyarakat dalam memilih seorang Bupati/Wakil Bupati pada Pilbup yang diperkirakan berlangsung pada Bulan Oktober tahun ini. Menurut hasil investigasi Reporter media ini dilapangan menilai sejak dikeluarkannya isin KP oleh Pemkab Kolaka beberapa kerusakan lingkungan telah terjadi, antara lain :

1. adanya kegiatan penambangan yang dilakukan di Pulau Lemo yang dikelola oleh PT. Cinta Jaya yang mana Pulau Lemo adalah salah satu gugusan pulau yang masuk dalam kawasan Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Pulau Padamarang. Perlu diketahui bahwa dalam pengajuan isin pinjam pakai lahan untuk tujuan penambangan di Pulau Lemo oleh Bupati Kolaka Drs. H Buhari Matta, M.Si, Menteri Kehutanan M.S Kaban tidak membolehkan Pulau Lemo yang menjadi bagian dari TWAL Pulau Padamarang untuk dikelola dengan tujuan penambangan. Disisi lain keberadaan gugusan pulau-pulau ini sangat berfungsi sebagai zona pertahanan Kab. Kolaka jika sewaktu-waktu terjadi serangan badai laut yang besar. Sebab keberadaan gugusan pulau ini melidungi hampir seluruh kota Kolaka dari laut lepas ( Teluk Bone ). Namun saat ini kondisi Pulau Lemo telah berubah dari wujudnya semula. Dan oleh sebagian pemerhati lingkungan menilai jika Pemkab Kolaka dianggap keliru dalam menunjuk Pulau Lemo sebagai lokasi pertambangan. Bahkan diindikasikan melanggar Undang-undang No. 41 tahun 1999 tentang Kehutanan khususnya point 4 pasal 5 ayat (3) huruf (g) dan pasal 78 ayat (6) mengatakan : bahwa melakukan kegiatan penyelidikan umum atau eksplorasi atau eksploitasi bahan tambang didalam kawasan hutan tanpa seijin Menteri Kehutanan diancam dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak 5 (lima) milyar rupiah.

2. Buntut pada beroperasinya beberapa KP yang telah membangun fasilitas pelabuhan pengangkutan di pesisir pantai Kec. Pomalaa berimbas pada hilangnya mata pencaharian sebahagian masyarakat yang menggantungkan hidupnya sebagai nelayan ini disebabkan hilangnya hutan mangroev dan matinya terumbu karang yang menjadi tempat berlindung dan hidupnya beberapa jenis ikan. Dan yang perlu diketahui bahwa dari 10 KP yang ada diharuskan untuk membuat pelabuhan pengangkutan masing-masing. Jika hal ini terjadi maka dapat dibayangkan bahwa hampir seluruh desa yang memiliki kawasan laut di Kec. Pomalaa akan kehilangan hutan mangrove dan terumbu karangnya….( rull – korps citaka )


0 Responses to “Isu Kelestarian Lingkungan harus jadi Prioritas”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s







Info Citaka

*Bagi pengunjung yang akan memberi komentar, saran, dan kritik yang bersifat menghujat dan berpotensi sara akan kami edit, terima kasih

IDENTIFIKASI PENGUNJUNG

MY STATUS

Icak

Indy

Mien

Nelly

PENGUNJUNG ON LINE

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 271,495 Pengunjung

PENGUNJUNG TERAKHIR

DAPATKAN $ USD Dengan 1X Klik

http://adf.ly/97301/banner/www.google.com

BERITA BERITA TERBARU

Masukkan alamat Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 16 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: