Korps Citaka ( sebuah renungan )

Di usia 7 tahun KORPS CITAKA – Indonesia, kita memiliki 7 kebanggaan utama ditambah 2 kebanggaan lainnya. Dua kebanggaan itu yakni : kebanggaan sebagai ‘Pencinta Alam’ dan kebanggaan sebagai anggota KORPS CITAKA – Indonesia.

Pada kebanggaan sebagai ‘Pencinta Alam’, terdapat tiga yang terpenting yakni menjadi pencinta yang berketuhanan, berkemanusiaan dan berkealaman.

Pencinta yang tak bertuhan, akan memiliki rasa cinta yang dingin, betapapun ia terlihat bersemangat panas untuk menjaga lingkungan hidup. Environmentalis Barat, umumnya menjadi pencinta yang tak bertuhan atau bingung untuk bertuhan pada siapa dan apa. Kita sama sekali tak perlu belajar dari ia dan mereka yang tak mengakui sang Tuhan pencipta. Kerumitan filsafat lingkungan yang mereka gagaskan, hanyalah seampas cinta yang kosong, nihil dan hampa. Nilai cinta yang berkemanusiaan dan berkealaman, hanya akan menjadi bayangan rapuh, bila bukan Tuhan yang pertama kali dicintai dari apapun dalam segalanya.

“Andai cinta ditujukan pada alam ciptaan-Nya

Maka itulah kuantitas Pencinta Alam

Jika cinta ditujukan pada Tuhan Pencipta alam

Maka itulah kualitas Pencinta Alam.

Cinta kami ditujukan untuk Tuhan dan alam

Bukan dalam andai

Tidak dalam jika.”

“Cinta hanya bisa dijelaskan oleh cinta itu sendiri.” Demikian pandangan Ibnu Qayyim al-Jauziah. Dengan demikian ‘cinta alam’ hanya bisa dijelaskan dengan ‘cinta alam’ itu sendiri. sebagai Pencinta Alam dan anggota KORPS CITAKA – Indonesia, yang dengan segenap kebanggaan, bisa menjelaskan apa itu ‘cinta alam’.

Penjelasan itu tak selalu harus dengan defenisi, kata-kata mutiara, maupun kalimat perenungan. Penjelasan itu langsung diuraikan dengan perbuatan yang mencinta.

Kebanggaan kita sebagai anggota KORPS CITAKA – Indonesia yakni harus mampu menjelaskan ‘cinta alam’ mulai dari nol kilometer, puluhan, ratusan dan ribuan kilometer jauhnya. Kita perlu menjelaskannya hingga jarak yang tak terukur dalam bentuk kilometer dan ukuran apapun. Sebuah jarak yang membentang dari hati, pikiran dan perbuatan.

Dimana 7 kebanggaan itu kini? Seharusnya tak perlu dijawab disini, karena perjalanan di gunung, hutan, tebing, gua, sungai dan laut yang selalu terbaik untuk menjelaskannya. Jadi, kita harus selalu kembali ke alam bebas untuk mendapat penjelasan itu, dengan membaca ayat-ayat cinta Tuhan di lembaran alam bebas. Perjalanan di alam bebas seharusnya tak pernah bisa berakhir.

Kita sepatutnya tak perlu pulang dari perjalanan itu. Kita hanya akan kembali ke nol kilometer KORPS CITAKA – Indonesia untuk merenung bahwa…………………

Di usia 7 tahun KORPS CITAKA – Indonesia, kita memiliki 7 kebanggaan utama ditambah 2 kebanggaan lainnya. Dua kebanggaan itu yakni : kebanggaan sebagai Pencinta Alam dan kebanggaan sebagai anggota KORPS CITAKA – Indonesia.

1 Response to “Korps Citaka ( sebuah renungan )”


  1. 1 Ostaf Al Mustafa Desember 25, 2008 pukul 5:17 am

    G-mana kondisi Korps Citaka sekarang? Masih sering ke gunung? Sekretariat masih di T4 yang dulu? Kirim ya sedikit sapaan ke emailku. Itu dulu sapaanku kali ini. Sorry teramat terlambat menghubungi Korps Citaka.

    Ostaf Al Mustafa, Korpala Unhas Kampus Unhas Tamalanrea, PKM II LT II
    Kini berada di Bontang Kaltim.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s







Info Citaka

*Bagi pengunjung yang akan memberi komentar, saran, dan kritik yang bersifat menghujat dan berpotensi sara akan kami edit, terima kasih

IDENTIFIKASI PENGUNJUNG

MY STATUS

Icak

Indy

Mien

Nelly

PENGUNJUNG ON LINE

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 271,191 Pengunjung

PENGUNJUNG TERAKHIR

DAPATKAN $ USD Dengan 1X Klik

http://adf.ly/97301/banner/www.google.com

BERITA BERITA TERBARU

Masukkan alamat Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 16 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: