Sultra Sulit Atasi Illegal Logging

Dinas Kehutanan Sultra mengklaim kasus illegal logging sulit dituntaskan dinas tersebut. Pasalnya, tidak semua Pemkot dan Pemkab menyerahkan data kasus illegal logging.

Wakadis Kehutanan Sultra Haris, menyatakan kasus illegal logging diklaim berhasil diungkap Pemkot dan Pemkab. Namun, dari 12 Pemkot dan Pemkab hanya tujuh yang memiliki data dua kota dan lima kabupaten. Wilayah-wilayah yang dimaksud adalah Kota Baubau, Kota Kendari, Kabupaten Buton, Kabupaten Muna, Kabupaten Konawe, Kabupaten Bombana, dan Kabupaten Kolaka.

Laporan kasus illegal logging juga tidak dilaporkan adalah Kabupaten Kolaka Utara, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Buton Utara, dan Kabupaten Wakatobi. Apabila data ini diperoleh, maka kasus illegal logging bertambah.

Illegal logging terbesar, ucap Haris, adalah Kabupaten Buton sebesar 97 kasus. Kemudian Kota Baubau sebanyak 50 kasus tersebut.

Kepala Sub Dinas Perlindudngan Hutan Sultra Sahid, mengungkapkan pemutusan hubungan keterkaitkan antara pemodal, cukong, dan masyarakat sebagai pekerja sebagai salahsatu kesulitan dalam pemecahan kasus illegal logging.

Keterbatasan jumlah kepolisian kehutanan juga sebagai penyebab kesulitan kasus illegal logging. Hal ini terlihat dari 2,6 juta hektar hutan di Sultra hanya ditangani 14 anggota polisi kehutanan

wartaekonomi.co.id

2 Responses to “Sultra Sulit Atasi Illegal Logging”


  1. 1 eones_pomalaa April 26, 2009 pukul 9:49 pm

    bukan masalah polisi hutannya kurang memang aparat yang bermain dalam lingkungan hutan jadi wajar illegal loggingnya bertambah ujung-ujungnya berakhir dengan duit juga.
    untuk melakukan pemutusan hubungan keterkaitkan antara pemodal, cukong, aparat kehutanan sendiri dan masyarakat sebagai pekerja beranikah kepala dinas kehutanan menindak bawahannya

    itu hanya omong kosong

  2. 2 yanthie_kdi April 26, 2009 pukul 10:25 pm

    Kuantitas polisi kehutanan sebaiknya tidak harus jadi masalah karena yang penting adalah kualitas polisi kehutanan itu sendiri, yang punya komitmen untuk menjalankan tugasnya dengan baik, polisi kehutanan adalah salah satu lingkaran mata rantai dan untuk memutuskan salah satu mata rantai tsb adalah dengan menegakkan supremasi hukum di bidang kehutanan. jika ada oknum polisi kehutanan yang ikut bermain dalam melakukan illegal logging sebaiknya yang harus diproses terlebih dahulu adalah atasannya karena jelas dalam hal atasan tersebut telah gagal dalam melakukan pembinaan terhadap bawahannya, demikian pula halnya dengan oknum yang lain.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s







Info Citaka

*Bagi pengunjung yang akan memberi komentar, saran, dan kritik yang bersifat menghujat dan berpotensi sara akan kami edit, terima kasih

IDENTIFIKASI PENGUNJUNG

MY STATUS

Icak

Indy

Mien

Nelly

PENGUNJUNG ON LINE

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 271,495 Pengunjung

PENGUNJUNG TERAKHIR

DAPATKAN $ USD Dengan 1X Klik

http://adf.ly/97301/banner/www.google.com

BERITA BERITA TERBARU

Masukkan alamat Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 16 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: