Pemerintah Daerah Penjaga Lahannya PT. INCO

* Rakernis ESDM Dipusatkan di Kolaka

Gubernur Sultra, H Nur Alam, Senin kemarin (23/3), memimpin rapat kerja tehnis (Rakernis) Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tingkat Provinsi Sultra, yang dipusatkan di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Kolaka.
Rakernis Bidang ESDM selain dihadiri para Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten dan Kotamadya se Sultra, juga dihadiri Deputi ESDM Departemen Pertambangan dan ESDM.

Bupati Kolaka, H Buhari Matta, selaku tuan rumah penyelenggaraan rakornis mengatakan momen ini sangat tepat dilaksanakan dalam rangka memberikan yang terbaik bagi masyarakat.Menurutnya, daerah kita punya potensi sumber daya alam yang melimpah, mulai dari potensi tambang yang ada diperut bumi hingga dipermukaan

bumi, namun ironisnya pada umumnya masyarakat kita masih hidup dibawah garis kemiskinan dan pengangguran.

Atas dasar itulah, kata Buhari, Pemkab Kolaka bangkit berjuang agar bagaimana kesenjangan social yang masih ada bisa kita atasi bersama. Tentunya hal tersebut harus mendapat dukungan semua komponem, mulai

dari pengusaha hingga masyarakat. Jawaban dari itu semua maka kebijakan pembangunan kabupaten Kolaka

melalui Demo Gerbang Mastra  diarahkan pada pendekatan kemitraan dengan semua pihak, dunia usaha dan stak holder lainnya. “Saya berharap semua ambil bagian dan tidak ada yang jadi penonton,” kata Buhari.

Gubernur Sultra, H Nur Alam, mengharapkan momen  Rakornis yang mengangkat tema     “Melalui rakornis bidang energy dan sumber daya mineral kita wujudkan Sultra sebagai pusat industry pertambangan nasional dalam rangka percepatan pembangunan Sultra”. Menurutnya, momen Rakornis kali ini sangat tepat karena bertepatan dengan keluarnya undang-undang bidang pertambangan yang baru yakni UU Nomor 4 tahun 2009. Nur Alam mengatakan, sehubungan dengan keluarnya undang-undang tersebut, Pemprov Sultra sudah menyiapkan rancangan pembangunan daerah dalam rangka mewujudkan Sultra sebagai industry pertambangan nasional.

Mantan Wakil Ketua DPRD Sultra dari Partai Amanat Nasional ini, menilai dengan lahirnya undang-undang bidang pertambangan yang baru, ada yang menguntungkan bagi daerah, sehingga tidak ada lagi pemberian

Kuasa Pertambangan yang istilahnya menjual tanah air. “Begitu juga proses penertiban KP yang begitu gampang secara pelan-pelan akan kita perbaiki,” katanya. Sebagai Gubernur, kata Nur Alam, pihaknya bertanggung jawab dalam hal memberikan pelayanan yang baik kepada semua pihak, menjamin efektifitas pengendalian aktivitas pertambangan serta menjamin kepastian hokum.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyinggung kontribusi PT INCO berupa CSR. “Kalau Antam kan sudah jelas, tinggal INCO bagaimana,” singgungnya. Menurutnya, sesuai MoU PT Antam sudah bersedia memberikan CSR pada Pemrov Sultra sebesar Rp 103 Milyar, dan itu semua sudah dilaporkan kepada pusat dan tak satu sen pun yang dikorek. Sementara PT INCO, tambah Nur Alam, hingga kini belum ada kejelasan ,sehingga kesannya pemerintah daerah itu hanya menjadi penjaga lahannya PT INCO. “Saya seringkali menyatakan, pemerintah daerah ini hanya sebagai penjaga kebunnya PT INCO, “ singgungnya.

Sementara itu Kadis Pertambangan dan Energi Sultra, Ir Muh Hakku Wahab mengharapkan dari Rakornis kali ini diharapkan melahirkan sinergisasi program antara Pemprov Sultra dan Pemerintah Kabupaten/Kota se Sultra di bidang energi sumberdaya mineral, yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat. SAB/DUL

Kendariekspres.com

1 Response to “Pemerintah Daerah Penjaga Lahannya PT. INCO”


  1. 1 E1$_PML April 28, 2009 pukul 10:27 pm

    Ada apa dengan PT. INCO
    terlalu naïf mengatakn pemerintah daerah sebagai penjaga lahannya PT. INCO sebagai pemerintah yang berkuasa ditingkat propisi seharusnya lebih bijak dalam mengeluarkan kata-kata penjaga lahan PT. INCO toh perusahaan INCO juga bayar pajak
    PT. INCO telah memberi kontribusi yang nyata kepada pemerintah Daerah dengan membayar pajak
    Jika PT. Antam memberikan CSR pada PemProv Sultra sebesar 103 milyar wajar karena PT. Antam Berapa puluh tahun beroperasi di Kabupaten Kolaka
    Kecamatam Pomalaa yang daerah Ring 1 buangan limbah PT. Antam tidak dapat sampai 103 milyar ada pun juga bantuan dikelolah oleh siapa jg
    Tambang Rakyat memberi kontribusi apa kepada pemprov Sultra


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s







Info Citaka

*Bagi pengunjung yang akan memberi komentar, saran, dan kritik yang bersifat menghujat dan berpotensi sara akan kami edit, terima kasih

IDENTIFIKASI PENGUNJUNG

MY STATUS

Icak

Indy

Mien

Nelly

PENGUNJUNG ON LINE

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 271,191 Pengunjung

PENGUNJUNG TERAKHIR

DAPATKAN $ USD Dengan 1X Klik

http://adf.ly/97301/banner/www.google.com

BERITA BERITA TERBARU

Masukkan alamat Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 16 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: