Peneliti Mamalia Temukan Spesies Baru di Gunung Mekongga

Para peneliti Mamalia dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang bekerja sama dengan UC-Davis (Universitas California-Davis) telah melakukan penelitian di Pegunungan Mekongga Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Juni-Juli 2010 lalu, mereka menemukan beberapa spesies mamalia yang diduga adalah spesies baru dan endemic. Penelitian lapangan yang dilakukan selama sebulan ini tetap didampingi oleh Korps Citaka Indonesia sebagai Tim Pendamping Lapangan. Penelitian lapangan ke dua kalinya dan direncanakan akan berlangsung hingga tahun 2013 nanti. Para peneliti mengakui jika pegunungan Mekongga memiliki biodiversity yang unik dan perlu dilindungi. “Bagi saya, daerah ini sangat penting, karena banyak memiliki keunikan dan keragaman faunanya, selain itu, belum ada catatan tentang peneltian fauna sebelumnya di daerah ini, jadi memungkinkan adanya temuan spesies baru,” ujar Alan Hitch, peneliti mamalia dari UC-Davis. Salah satu temuan yang diduga spesies baru adalah kelelawar. Kelewar yang diduga spesies baru ini memiliki ukuran tubuh yang kecil dengan lebar rentangan kedua sayap sekitar 20 cm. Ciri khas yang membedakan dengan kelelawar jenis lainnya yang ada di daerah ini, adalah memiliki warna putih pada bulu-bulu di bagian leher, dada hingga perut bagian bawahnya. Sementara bulu bagian belakang hingga kepala berwarna abu-abu kehitaman. Sayangnya, para peneliti hanya menemukan satu sampel jenis kelelawar ini, hingga para peneliti kesulitan untuk memperoleh pembanding dan menghitung populasinya. “Kami masih perlu melakukan penelitian lebih lanjut tentang temuan ini untuk mengetahui lebih jauh mengenai kelelawar jenis ini, yang jelas, belum ada catatan penelitian tentang jenis kelelawar ini, saya juga baru kali pertama melihat jenis seperti ini, jadi duguan awal kami ini adalah spesies baru,” tambah Alan. Sampel kelelawar jenis baru itu, akan dibawa ke laboratorium LIPI di Cibinong untuk identifikasi DNA dan penelitian lebih lanjut. Selain kelelawar para peneliti juga menemukan ular jenis cobra dan viver yang juga diduga merupakan endemic Sulawesi. Menurut rencana, para peneliti akan kembali melakukan penelitian mendalam tentang temuan-temuan mereka di bulan November nanti. (MIRWANTO MUDA)

4 Responses to “Peneliti Mamalia Temukan Spesies Baru di Gunung Mekongga”


  1. 1 DINDA Oktober 27, 2010 pukul 6:35 pm

    aku suka article ini mas….
    dan kagum terkagum kagum… makasih articlenya udah bisa menghibur aku???

  2. 2 Anonim Juli 23, 2011 pukul 7:59 pm

    wah salut…… angkat jempol untuk peneliti LIPI dan UC-Davis amerika.. special thanks for Mr. KUNCORO

  3. 3 Anonim Juli 23, 2011 pukul 8:01 pm

    Mr. Kuncoro do you remember me?? salut… he he he he

  4. 4 bhentrock September 16, 2013 pukul 8:54 am

    Buat umum g masuk impeesa


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s







Info Citaka

*Bagi pengunjung yang akan memberi komentar, saran, dan kritik yang bersifat menghujat dan berpotensi sara akan kami edit, terima kasih

IDENTIFIKASI PENGUNJUNG

MY STATUS

Icak

Indy

Mien

Nelly

PENGUNJUNG ON LINE

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 271,191 Pengunjung

PENGUNJUNG TERAKHIR

DAPATKAN $ USD Dengan 1X Klik

http://adf.ly/97301/banner/www.google.com

BERITA BERITA TERBARU

Masukkan alamat Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 16 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: